Awas! Flu Menyerang!

Sekilas tidak mudah diketahui apakah gejala penyakit itu berasal dari luka virus atau kuman. Penegakan diagnosis atau penentuan jenis patogen selesma relatif luar biasa mudah dibuat sama dokter, bahkan sama orang awam walaupun. Sebagian besar sesalan saluran napas atas yang disertai kode infeksi adalah karena selesma. Berarti sebagian besar infeksi kanal napas atas disebabkan oleh virus.

Flu

Adanya sumber penularan dengan jelas merupakan penguat informasi bahwa pasal infeksinya adalah virus karena infeksi viruslah yang sangat mudah menular. Hanya pada sebagian kecil saja kasus infeksi kanal napas atas tercipta infeksi tambahan oleh bakteri. Dengan demikian, sebagian besar infeksi saluran napas atas tidak memerlukan antibiotik karena antibiotik bukan dapat membunuh virus. Pemberian antibiotik buat infeksi virus tak ada gunanya, terutama akan meningkatkan risiko terjadinya kuman mandraguna antibiotik. Penyakit radang selaput ini yang acap sekali keliru dikenal sebagai dengan flu.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebutkan anak-anak yang sudah menerima suntikan vaksin flu condong tidak menderita pokok Covid-19 jika terinfeksi. Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Fakultas Medis Universitas Missouri tersebut mengamati 905 anak-anak yang didiagnosis beserta Covid-19. Dan memperoleh bahwa mereka yang menerima vaksin influenza pada musim flu saat ini mempunyai kemungkinan lebih nista untuk mengalami tanda. Dikutip dari CDC, gejala awal flu meliputi demam atau menggigil, batuk, sakit tenggorokan, ingus ataupun hidung tersumbat, nyeri otot atau sendi, gering hulu, dan keletihan. Gejala itu sering muncul ketika seseorang mulai merasa sedikit sehat.

Dari segi para ahli, radang selaput dapat disebabkan oleh lebih daripada 100 jenis virus nun biasa menginfeksi tata cara napas. Sebagian ahli lain bahkan menyembulkan virus selesma merebut 200 jenis virus. Virus flu adalah salah satu penyulut selesma, tetapi tidak yang tersering.